Menurut kalian apa yang akan dibahas kali ini? Mari berfikir....
Sudah menemukan jawabannya? jika belum mari berfikir kembali....
Oke dari pada kalian malah bikin pulau didepan laptop atau komputer mending gue kasih cluenya deh, gue akan berbagi cerita sekaligus melampiaskan perasaan dari lubuk hati gue yang paling dalam. Dan pasti bagi kalian para mahasiswa, siswa atau pelajar pasti sudah tidak asing lagi dengan julukan ini.
Yaitu membahas tentang (PR). Kalian tahu apa itu (PR)? jika belum mari berfikir kembali.... hahaha
PR adalah singkatan dari Pekerjaan Rumah. Bukan yang dimaksud seperti masak, nyapu, ngepel ya tetapi adalah Tugas yang diberikan oleh Dosen maupun Guru kepada siswa untuk dikerjakan diluar Kampus atau Sekolah.Apa pendapat kalian jika mendengan kata (PR)? Gue yakin 80% anak-anak sekarang sudah pusing atau nge-Fly rasanya jika denger kata itu.Mengapa? "Itu adalah jawaban yang agak sulit untuk dijawab". Entah kenapa juga setiap siswa atau mahasiswa ketika ditanya pasti jawabannya adalah Malas.Mungkin ini memang sudah naluri anak muda jaman sekarang ya hahaha.. dan gue juga merasakan hal itu :D
Gue punya cerita, cerita ini asli dari kehidupan nyata dan bukan Gaib. Yang dialami teman-teman gue, dan gue pun termasuk menjadi tersangka dalam drama ini.Selasa, 3 April 2012. Di pagi hari, gue beraktivitas seperti biasa dan bersiap-siap untuk menuju kampus sekolahku tercinta. Ku panaskan motorku, ku kunci pintu, dan ku kendarai si doi. Mulai dari detik itulah gue mulai menjalani hari-hari sebagai seorang pelajar.
Dalam perjalanan semua aman terkendali meski velg motorku belum dicuci, dengan pede kubawa motor kesayanganku ini ke sekolah. Tiba-tiba dalam perjalanan disudut kecil kota gue mulai berfikir ada yang aneh, disitu gue mulai berfikir keras dengan ekspresi Mr.Bean yang sedang kebingungan bahwa apa hal yang gue rasa itu aneh. Seketika gue teringat BAHWA tugas Modulku belum dikerjakan.
Disitu gue panik dan berfikir apa alasan yang akan gue berikan kpd itu guru supaya gue lolos dari jeratan mautnya -_-. Sesampainya disekolah, dan gue masuk ke ruang kelas apa yang terjadi?? Temen-temen gue udah pada sibuk sama tugas modul yang harus dikumpulkan hari itu. Yang tadi fikiran gue lagi panik berubah jadi jokesss. (Berarti yang belum ngerjain bukan gue doang ya hahahaha).
Jarum jam menunjukan pukul 06:45. Dengan waktu yang singkat itu gua harus mengerjakan dengan mengetik lalu di print skaligus. Karna jam pelajaran itu jadwal pelajaran pertama. Dari kejauhan terdengar suara temen gue manggil nama kebanggaan gue. "Qih, mending kita foto copy tugasnya Ahmad aja". Tanpa basa basi berfikir panjang gua langsung bilang, OKE. Gue dan temen gua langsung keluar kelas berlari menuju tempat foto copy. Sesampainya kita berdua disana, ternyata oknum temen-temen gue yang lainnya sudah berbaris menunggu giliran hahahaha (ternyata lebih banyak yang belum ngerjain tugas ini).
Ketika jam pelajaran masuk, tugas pun mulai dikumpulkan. Modul mulai di cek satu-persatu. Saat itu suasana kelas sangat hening. Tiba-tiba Bapak, sorry gue sensor dikit, inisialnya pak *Somad merasakan keanehan di modul para siswa. Dan dari situlah perlahan-lahan terbongkar kelicikan yang suci ini. "Apa dosa hamba ya Allah". Jadi sia-sialah usaha kami selama ini. But, Smart person are copying, and the fool person is stealing hohoho :p
Yang pasti cerita diatas tidak boleh ditiru, karena semua ini hanyalah kekhilafan manusia tanpa ada unsur kesengajaan. Dan karena pemilik blog ini juga hanya manusia biasa.
- Setiap manusia pasti memiliki hawa nafsu, jika bisa dibilang malas ya malas. Jika dibilang rajin ya rajin. Sekarang tergantung kpd diri kita masing-masing, ayahku pernah bilang, "Masa depan ada didepan mata, dan sekarang tinggal kita yang memilih untuk lanjut ke masa depan atau kembali ke masa lampau".Kata-kata bokap gue ini memang selalu memotivasi anak-anaknya. Tapi entah mengapa mengucapkan itu lebih mudah dari pada menjalani.
No comments:
Post a Comment